Infrastruktur Kita dan Strategi Kreatif Pembiayaannya

18052017 2

[Tangerang Selatan], Jumat 19 Mei 2017, Menjelang Sore hari, pada hari Kamis 18 Mei 2017 Kepala Pusdiklat KNPK berkenan memberikan ceramah pada peserta Diklat DTSS Studi Kelayakan Bisnis Insfrastuktur.  

Tepat pukul 15.30 WIB di ruang Asset Manajemen dua, Kepala Pusdiklat KNPK Bapak Dr. Lalu Hendry Yujana, S.E., Ak., M.M. CA, didampingi Kepala Bidang Penyelenggaraan Bapak Rahadi, S.E., M. E. berkenan memberikan ceramah kepada Peserta Diklat DTSS Studi Kelayakan Bisnis Insfrastuktur, dengan judul ceramah “Infrastruktur Kita dan Stategi Kreatif Pembiayaannya”

Beliau mengatakan meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup baik, tetapi kesenjangan dalam pembangunan infrastruktur cukup tinggi antara kota dan desa.

18052017 118052017 318052017 418052017 518052017 618052017 718052017 8

Paling Banyak Dibaca

  • Verifikasi Berkas USM PKN STAN +

    [Yogyakarta]Rabu, 22 Maret 2017. Minat masyarakat untuk menjadi mahasiswa Politeknik Keuangan Negara STAN sampai saat ini ternyata masih sangat tinggi. Baca Selengkapnya
  • Pendapatan Yang Masih Harus Diterima: Jurnal Penyesuaian Akhir tahun dan Jurnal Balik Awal Tahun pada Aplikasi SAIBA +

    Oleh : Puji Agus, SST, Ak., M.Ak, CA Widyaiswara Madya   Abstrak: Saat ini Basis Akuntansi yang digunakan dalam mencatat transaksi Baca Selengkapnya
  • Pendapatan Diterima Di Muka: Jurnal Penyesuaian Akhir tahun dan Jurnal Balik Awal Tahun pada Aplikasi SAIBA +

    Oleh : Puji Agus, SST, Ak., M.Ak, CA Widyaiswara Madya   Abstrak: Saat ini Basis Akuntansi yang digunakan dalam mencatat transaksi Baca Selengkapnya
  • 1
  • 2

Eselon I Kementerian Keuangan

Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Inspektorat Jenderal
Sekretariat Jenderal
Direktorat Jenderal Bea Cukai
Direktorat Jenderal Pajak
Badan Kebijakan Fiskal
Direktorat Jenderal Anggaran
Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara
Layanan Pengadaan Secara Elektronik
Call Center BPPK
Easylib
Wise
Indonesia Darurat Narkoba
APBN Kemenkeu 2016